Mulai Beranjak: Yuk Jadi Penulis

  • by

Oleh: Farah Az-Zahra

Otak manusia dapat memiliki kurang lebih 70.000 pikiran setiap harinya. Bayangkan berapa banyak ide yang dapat dihasilkan hanya dari seorang individu. Ide-ide tersebut tentunya masih dapat dieksplorasi secara mendalam. Namun kendati demikian, manusia hanya bisa mengolah ide tersebut dalam kurun waktu tertentu. Selepas itu, manusia akan lupa. Seperti sifat dasar manusia yang diambil dari bahasa arab “nasiya” bermakna lupa.

Tidak heran kenapa banyak orang yang mengabadikan ide-ide atau gagasan pikirannya lewat tulisan. Dengan menulis seseorang dapat dengan leluasa mencurahkan apa yang ada dalam pikirannya, apa yang dirasakan, apa yang ingin disampaikan, mungkin juga menyampaikan inovasi yang dimilikinya, kapanpun dan dimanapun. Menulis secara simpel juga mudah, cukup dengan merangkai kata-kata sesuai dengan keinginan sang penulis. Tapi yakin alasan menulis hanya sesimpel itu? Menulis hanya berhenti di merangkai kata-kata saja?

Bagi sebagian orang tulisan dan menulis memiliki arti yang mendalam. Seperti menjadi salah satu jejak kehidupan atau dokumentasi yang dimiliki orang tersebut. Tulisan juga merupakan sebuah catatan dari hal-hal yang terjadi dalam kehidupan, dapat berupa kenangan ataupun sejarah. Salah satu sumber pengembangan ilmu dan penemuan terbaru adalah tulisan. Hal-hal tersebut dapat dengan lebih mudah dikembangkan dan disalurkan. Sebagian yang lain menganggap menulis adalah salah satu cara menyalurkan ide yang dimilikinya atau sarana memperluas kreativitasnya. Imajinasi juga tidak dibatasi dalam kegiatan menulis. Menurut mereka menulis merupakan hal yang menyenangkan. Tidak ada yang buruk dari kedua sisi, tidak pula yang satu lebih baik dari yang lain. Terlepas dari apapun niat penulisnya, menulis adalah hal yang baik.

Menulis juga bisa dilakukan oleh semua orang. Tulisan dari yang lebih tua belum tentu lebih baik dari yang lebih muda. Orang yang berilmu juga dapat belajar dari tulisan orang yang kurang berilmu dalam bidang lain. Orang yang sedih dapat dihibur oleh orang lain lewat tulisan. Tulisan dari orang yang miskin dapat menjadi pengingat bagi orang yang kaya. Tidak mengenal hal-hal tersebut pun, banyak orang bisa bersatu karena sebuah tulisan.

Tulisan juga beragam seperti manusia. Ada tulisan formal yang digunakan untuk dokumentasi, urusan pekerjaan, dan hal-hal formal lain. Juga ada tulisan non formal yang dapat digunakan untuk bertukar pesan, opini, atau sekedar berkomunikasi dengan kerabat. Ada tulisan fiksi tanpa batasan kreativitas didalamnya, dan juga sebagai penghibur. Tidak lupa tulisan sastra, yang memperhatikan unsur-unsur tertentu sehingga tulisan itu indah bagi penulis dan pembacanya. Namun ada pula tulisan kreatif yang tidak memperhatikan hal-hal tersebut dan fokus penulis adalah untuk berekspresi didalamnya. Ada tulisan tentang ilmu yang memuat hal-hal yang tidak diketahui orang banyak. Dan ada juga tulisan tentang opini untuk mengeluarkan pendapat, bahkan masih banyak lagi bentuk-bentuk tulisan. Tulisan tidak memiliki sebuah bentuk yang paten, karena itu semua orang dapat menulis.  

Dengan menulis pula seseorang bisa menambah ilmu sekaligus menyalurkan ilmu yang dimilikinya. Tak jarang juga sebuah tulisan menjadi sebuah topik untuk saling bertukar pikiran dan berbagi ilmu. Menulis dapat dijadikan sebagai sarana mengembangkan diri. Sang penulis hanya perlu mengasah kemampuannya secara terus-menerus agar menjadi semakin baik. Banyak sekali manfaat yang didapat dari menulis. Sehingga menjadi seorang penulis adalah hal yang sangat mungkin dicapai oleh seseorang.

Apalagi dengan kemajuan teknologi di zaman sekarang ini, menulis dapat dengan mudah dilakukan. Tidak selalu dilakukan diatas kertas menulis juga dapat dilakukan melalui smartphone dan perangkat digital lainnya. Dengan memanfaatkan teknologi kegiatan menulis dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Publikasi juga semakin mudah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Mulai dari publikasi yang tidak berbayar seperti blog, social media, dan lain-lain sampai dengan publikasi yang lebih profesional dengan bantuan jasa penerbit. Saat ini juga banyak sekali penerbit yang dapat dijangkau dengan lebih mudah. Jadi, kapan kamu akan mulai menulis?

Referensi:

https://www.sambooks.press/2020/08/22/satu-hari-di-sebuah-kehidupan-seorang-penulis/ diakses tanggal 4 Januari 2021

https://www.kompasiana.com/honey95t/54f99cfda33311c8568b46cb/konsep-manusia-dalam-alquran#:~:text=Kata%20al%2Dinsan%20berasal%20dari,sehingga%20memerlukan%20teguran%20dan%20peringatan. Diakses tanggal 4 Januari 20221

https://bobo.grid.id/read/08928426/manusia-punya-70000-pikiran-per-hari-lihat-kecanggihan-otak-lainnya?page=2 Diakses tanggal 4 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *